Liga Super Dimulai 21 Juli 2008,
Standar Kelayakan Stadion Wajib Dipenuhi
Demi menyesuaikan diri pada jadwal kompetisi internasional, Badan Liga Indonesia (BLI) memutuskan memundurkan jadwal Superliga dari Maret menjadi Juli 2008. Mundurnya pelaksanaan Liga Super 2008 ini sekaligus membuka peluang bagi juara Liga Djarum Indonesia 2007 menjadi wakli Indonesia di Liga Champions Asia 2009.
Liga Super yang akan diikuti oleh 18 klub akan rencana awalnya akan dimulai pada tanggal 21 Juli dan akan berakhir pada bulan April 2009. Diundurnya jadwal ini juga memberikan kesempatan kepada 18 tim yang telah lolos berdasarkan peringkat akhir kompetisi Liga Djarum Indonesia 2007 untuk mempersiapkan segala macam persiapan teknis dan non teknis.
Yang paling utama adalah persyaratan non teknis seperti kelayakan stadion dan fasilitas pendukung lainnya. Pasalnya jika hal ini tidak dapat dipenuhi, bisa saja menggugurkan keikutsertaannya di Liga Super 2008/2009.
” 18 klub yang telah lolos sekarang masih harus memenuhi persyaratan memiliki stadion yang memiliki lampu penerangan dan fasilitas wajib lainnya yang telah ditentukan BLI,” kata Direktur Kompetisi BLI Djoko Driyono.
” BLI menetapkan bulan April 2008 sebagai batas akhir waktu persiapan bagi klub yang akan tampil di Liga Super 2008/2009. Jika mereka tidak siap, kami akan memberikan kesempatan kepada klub-klub yang tidak lolos Liga Super yang memenuhi kriteria standar kelayakan yang telah ditentukan,” lanjut Djoko Driyono. (asp)
18 tim yang telah lolos Liga Super berdasarkan sembilan peringkat teratas Wilayah Barat dan Wilayah Timur Kompetisi Liga Djarum Indonesia 2007 :
1. Sriwijaya FC
2. Persija
3. PSMS
4. Persik
5. Persib
6. Persitara
7. Persela
8. Pelita Jaya
9. Persita
10. Persipura
11. Persiwa
12. Arema
13. Deltras
14. Persiter
15. PSM
16. Persiba
17. Persmin
18. Persijap
Persyaratan Liga Super :
1. Infrastruktur Stadion
- memiliki lampu penerangan yg memadai
- kualitas lapangan bagus, rata, rumput terawat, kekenyalan baik, drainase baik
- harus memiliki tribun beratap, kursi penonton bernomor, pagar pembatas penonton
- harus memiliki ruangan hospitality, tribun media /pers, ruang VIP, ruangan wasit, ruang ganti pemain, ruang kesehatan/medis, ruang konferensi pers
2. Akuntabilitas Keuangan
- memiliki laporan keuangan yg di audit oleh auditor independen
- memiliki keuangan utk mendanai klub dlm periode tertentu
- memiliki sumber pendanaan jelas
- memiliki rancangan dan skala bisnis yg jelas (2012)
3. Badan Hukum
- klub harus berbentuk badan hukum semacam PT
- ada penyertaan modal dr anggota atau pemilik klub
Superliga 2008 Diusulkan Ditunda
Banyak kalangan persepakbolaan nasional mengimbau PSSI buat tidak memaksakan diri menggelar kompetisi Superliga 2008 karena mayoritas tim peserta belum siap dari segi infrastruktur dan kelengkapan. Apalagi syarat yang ditetapkan BLI memang sangat berat.
Polemik yang terjadi antara federasi asosiasi sepakbola internasional (FIFA) dan PSSI, serta belum siapnya infrastruktur mayoritas tim kontestan, membuat banyak kalangan berharap agar PSSI menunda pelaksanaan Superliga 2008 yang direncanakan digelar Juli mendatang. Sebab, kompetisi level tertinggi di pentas sepak bola nasional itu memang membutuhkan syarat yang cukup berat.
Terlebih, waktu yang tersisa untuk menggelar persiapan dirasa tidak cukup. Jika tidak, maka dipastikan PSSI akan menggelar Superliga dengan penuh keterpaksaan. Artinya, segala syarat yang telah digariskan terpaksa diabaikan. Terutama, masalah kesiapan infrastruktur stadion, pemain, ofisial tim yang professional, wasit, dan bahkan suporter tim.
Dengan begitu, maka gengsi Superliga jelas akan hilang. Padahal, kompetisi ini telah digadang-gadang sebagai level tertinggi di pentas sepakbola nasional. Kenyataannya, dengan tidak terpenuhinya beberapa syarat yang diwajibkan, maka kompetisi tersebut tak ubahnya pentas divisi utama yang selama ini digelar.
Menurut mantan manajer PSM Makassar, Erwin Aksa, mestinya PSSI bisa lebih realistis melihat kenyataan. Bagaimana pun, masih kata Erwin, mayoritas tim di tanah air belum bisa memenuhi syarat yang ditetapkan untuk ikut Superliga. Untuk itu, jalan yang terbaik adalah menunda pelaksanaan Superliga dan melakukan sosialisasi terlebih dahulu.